Kamis, 20 Juni 2013

Korupsi & HAM

ICW Pertanyakan Keseriusan KPK soal Nazaruddin

JAKARTA, PedomanNEWS - LSM Indonesia Corruption Watch mempertanyakan keseriusan Komisi Pemberantasan Korupsi di dalam membongkar sejumlah kasus yang membelit terpidana kasus Wisma Atlet, Palembang M. Nazaruddin.

Hal itu dikatakan Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Febri Diansyah usai menemui keempat pimpinan KPK.

"Kita datang untuk mempertanyakan keseriusan 

Add a comment

Selanjutnya...

Kontrol 28 Perusahaan, KPK Nilai Kemenkumham Lalai Awasi Nazaruddin

JAKARTA, PedomanNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi menilai leluasanya terpidana suap Wisma Atlet, Palembang M Nazaruddin, mengontrol sejumlah perusahaan dari dalam lembaga pemasyarakatan (LP) adalah bentuk kelemahan dari kementerian hukum dan HAM dalam mengawasi aktivitas seluruh tahanannya.

Pasalnya, Nazar dikabarkan mengendalikan 28 perusahaan dari dalam LP Sukamiskin, Bandung.

"Kegiatan bisnis Nazar di LP sekarang ini, itu sesungguhnya bukti ada kelemahan sistem pengawasan (Kemenkumham)," ujar Busyro di kantor KPK, Jakarta, Rabu (19/6). 

Add a comment

Selanjutnya...

Soal Nazaruddin, KPK Terganjal Penyidikan Kepolisian dan Kejaksaan

JAKARTA, PedomanNEWS - Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membongkar seluruh aset yang dimiliki terpidana M Zazaruddin terkesan jalan ditempat. Pasalnya, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu masih dengan bebas menjalankan seluruh bisnisnya dari balik penjara.

Nazaruddin yang diduga terlibat dalam sejumlah kasus dugaan korupsi, saat ini KPK baru menangani satu kasus, sementara kasus lain sedang di petakan kembali.

"Dalam melakukan maping ada beberapa perkara, ada yang sudah ditangani oleh kepolisian dan kejaksaan," ujar Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas di kantornya, Jakarta, Rabu (19/6).

Add a comment

Selanjutnya...

Suswono Dicecar 27 Pertanyaan oleh KPK

JAKARTA, PedomanNEWS - Menteri Pertanian Suswono, mengaku dicecer sebanyak 27 pertanyaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberikan kesaksiannya untuk tersangka Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman.

"Ada 27 pertanyaan kalo gak salah. Isinya seputar pertemuan di Medan," ujar Suswono usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (19/6). 

Add a comment

Selanjutnya...

Impor Sapi, Suswono Kembali Diperiksa KPK

JAKARTA, PedomanNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Menterian Pertanian, Suswono terkait kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Menurut Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Mentan Suswono, diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman (MEL).

"Yang bersangkutan (Suswono) akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MEL," ujar Priharsa di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (19/6). 

Add a comment

Selanjutnya...

Usai Ditahan, KPK Kembali Periksa Gubernur Riau

JAKARTA, PedomanNEWS - Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur Riau, Rusli Zainal. Pemeriksaan terhadap Rusli merupakan kali pertamanya sejak ditahan di Rutan KPK dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Menurut Kepala bagian pemberitaan dan informasi KPK Priharsa Nugraha, RZ diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pengesahan bagan kerja penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) tahun 2001-2006 di Pelelawan, Riau. 

Add a comment

Selanjutnya...

Batal Rapat, Timwas Century Geram pada KPK

JAKARTA, PedomanNEWS - Anggota DPR RI asal PPP, Ahmad Yani merasa geram dengan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mangkir dari rapat tertutup dengan tim pengawas Century yang dijadwalkan hari ini, Rabu (19/6).

Menurut Yani, lembaga besutan Abraham Samad itu sudah merasa "super power", sehingga semena-mena membatalkan rapat dengan timwas DPR.

"KPK merasa diatas Konsitusi, hari ini tidak datang," ujarnya di DPR, Senayan, Jakarta. 

Add a comment

Selanjutnya...

Usut TPPU, Rusli Nilai KPK Cari-cari Kesalahan

alt

JAKARTA, PedomanNEWS - Gubernur Riau, Rusli Zainal menilai Komisi Pemberantasan Korupsi sebaiknya tidak mencari-cari kesalahan dari kasus yang dialaminya. Apalagi sampai mengembangkan penyelidikan terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada kasus suap pembahasan peraturan daerah PON Riau dan korupsi Kehutanan di Pelelawan, Riau.

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Rusli Zainal, Rudi Alfonso seusai menjenguk kliennya di Rutan KPK.

"Ngga usah dikembang-kembangin lah itu," ujar Rudi kepada wartawan saat disinggung perkembangan kasus TPPU di gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/6).

Add a comment

Selanjutnya...

Jalani Bisnis dari Penjara, KPK Buru 28 Perusahaan Nazaruddin

alt

JAKARTA, PedomanNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang mendalami kasus tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan oleh M. Nazaruddin, terpidana 7 tahun kasus suap Wisma Atlet SEA Games XXVI Palembang, Sumatera Selatan.

Hal itu disampaikan wakil ketua KPK Bambang Widjojanto yang menjelaskan pihaknya sedang menyelidiki kasus yang melibatkan mantan bendehara umum Partai Demokrat itu.

"Sekarang masih dalam penyidikan KPK untuk TPPU nya," ujar Bambang saat dihubungi, Jakarta, Selasa (18/6).

Add a comment

Selanjutnya...

Berita Lainnya