Kamis, 24 Juli 2014

SKK Migas Harap Pemkab Tanjung Jabung Timur Cabut Penyegelan 14 Sumur

  • PDF

JAKARTA, PedomanNEWS - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi segera mencabut penyegelan 14 sumur Blok Jabung yang dikelola PetroChina.

"Harapannya tentu agar segel dapat segera dicabut," ujar Sekretaris SKK Migas Gde Pradnya saat dihubungi PedomanNEWS.com, Jakarta, Senin (10/6).

 Alasannya, lanjut Gde, terutama adalah soal keselamatan kerja dan lingkungan, serta untuk kelangsungan operasi.

Sebelumnya, Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI bidang energi menegaskan bahwa Kepala Daerah Tanjung Jabung Timur tidak mempunyai hak menutup sumur yang dikelola oleh PetroChina.

"Yang mempunyai hak untuk menutup sumur hanya SKK Migas selaku lembaga pengawas dan pelaksana dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sesuai Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001," tegasnya.

Dikatakannya penutupan terhadap 14 sumur Blok Jabung akan berdampak pada penerimaan negara. Berikut 14 sumur Blok Jabung yang disegel Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur:

1. NG-15 well

2. MK-16 well

3. MK-27 well

4. MK-29D well

5. NG-1 Pad

6. NG-7

7. NG-7D

8. NG-35 wells

9. NG-28 well

10. NG-36 well

11. NG-39 well

12. NG-40 well

13. MK-20 well

14. RP-8, RP-15 well. 

Sunandar

Berita Lainnya